Malam Takbiran, TNI-Polri dan Satpol-PP Tuban Gelar Patroli dan Bubarkan Kerumunan

Malam Takbiran, TNI-Polri dan Satpol-PP Tuban Gelar Patroli dan Bubarkan Kerumunan
Peristiwa Nasional
Petugas saat melakukan penertiban ke sejumlah warga yang masih berkerumun

TUBAN - Dalam merayakan kemenangan usai melaksanakan puasa ramadhan selama satu bulan penuh, masyarakat umumnya menyambutnya dengan penuh kebahagiaan, baik dengan menggemakan masjid-masjid dengan dentuman takbir, bahkan untuk merayakan hari raya idul fitri, tak sedikit warga yang berkeliling kampung hingga ke kota untuk menyemarakkan takbiran. 

Akan tetapi, karena adanya wabah Covid-19 ini, pemerintah memberi himbau kepada masyarakat agar dalam merayakan kemenangan tahun ini, warga diminta agar tidak berkerumun untuk menghindari penyebaran Virus Corona. 

Dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, Kepolisian Resor Tuban bersama Kodim 0811 serta melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas Perhubungan Tuban melakukan patroli besar-besaran untuk memantau kegiatan masyarakat dan membubarkan warga yang masih berkerumun.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, patroli khusus ini dilakukan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan imbauan terhadap masyarakat tentang bahaya Covid-19.

"Tujuan patroli ini untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terkait dengan wabah virus corona yang saat ini sedang melanda," terang AKBP Ruruh. Sabtu, (23/05/2020). 

Pada malam lebaran ini Polres Tuban dan Kodim 0811 Tuban serta instansi terkait secara intensif berpatroli mengantisipasi masih adanya kerumunan masyarakat, termasuk pelaksanaan takbir keliling yang pada masa pandemi Covid-19. 

"Pada prinsipnya, kegiatan patroli kali ini lebih mengedepankan himbauan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat berada di luar rumah dan tidak berkumpul di tempat umum," jelas mantan Kapolres Madiun. 

Dalam patroli ini, masih banyak ditemukan warga yang sedang berkumpul atau nongkrong. Maka itu, petugas kemudian memberikan imbauan secara humanis kepada warga yang berkerumun agar segera kembali ke rumah masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jika ingin merayakan malam takbiran, bisa dilakukan dimasjid-masjid saja. Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti social distancing dan physical distancing," ujarnya. 

Tidak hanya itu, patroli gabungan tersebut juga menyasar beberapa tempat penukaran uang baru yang ada di jalan-jalan seputaran kota Tuban, karena sangat berisiko memunculkan sejumlah masalah, termasuk potensi penularan Virus Corona.

"Kami sengaja mendatangi tempat penukaran uang dan membubarkan warga, karena hal ini juga rentan dengan resiko penularan virus berbahaya ini," papar pria kelahiran Ngawi. 

Pihaknya juga tak lupa untuk tetap menghimbau masyarakat agar tetap mentaati anjuran pemerintah dengan selalu mengenakan masker saat keluar rumah, berpola hidup bersih, dan kerap mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir. 

"Semoga pandemi ini segera berlalu, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal, dan perekonomian juga dapat terus berjalan," pungkasnya. 


Kontributor : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar