Hidup Sebatangkara, Kakek di Situbondo Ditemukan Tewas Dalam Bengkel

Hidup Sebatangkara, Kakek di Situbondo Ditemukan Tewas Dalam Bengkel
Peristiwa Daerah
Jenazah kakek Tolak saat ditemukan terbujur dalam bengkel.

SITUBONDO - Seorang kakek bernama Tolak (77) warga Kampung Utara, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Situbondo, meninggal di dalam bengkel sepeda dan motor tempatnya bekerja yang sekaligus tempat tinggalnya, di Dusun Bindung, Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020).

Data yang diperoleh suaraindonesia.co.id, sebelum ditemukan meninggal oleh warga setempat, kakek Tolak diketahui hidup sebatangkara di bengkel yang sekaligus sebagai tempat tinggalnya. Dia mengontrak bengkel tersebut selama 1 tahun setelah bercerai dengan istrinya yang sebelumnya tinggal di Desa Asembagus. Kakek tersebut diketahui meninggal dunia saat tetangganya hendak mengantarkan teh ke bengkel tersebut. 

Anik Susilowati (43), salah satu tetangganya yang pertama kali menemukan korban saat meninggal dunia mengatakan bahwa kondisi bengkel tidak seperti biasanya dan setiap pagi Anik mengantar teh ke bengkel tersebut. 

"Sekitar pukul 06.30 WIB bengkelnya masih tutup dan belum buka, saya panggil tidak ada jawaban, dan terpaksa saya masuk ke dalam dan melihat korban sudah dalam keadaan meninggal,” ucapnya.

Melihat kondisi korban tersebut, Anik Susilowati, minta bantuan warga sekitar serta ketua RT dan diteruskan ke kepala desa setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Dari informasi tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Kepala Desa (Kades) Sumberanyar, H. Ronik Suharto Faisol bersama Kanit Reskrim Bripka Faisol Amir dan anggota Polsek Banyuputih lainnya serta tim medis Puskesmas setempat pada pukul 08.30 WIB.
 
"Saat tiba di TKP tim medis langsung melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan medis pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan korban meninggal karena sakit," terang Bripka Faisol Amir Kanit Reskrim Polsek Banyuputih. 

Kapolsek Banyuputih, AKP Didik Rudianto, membenarkan ada laporan orang meninggal di tempat kerjanya. Pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi di TKP dan sesudah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis, kemudian jenazah diserahkah kepada pihak keluarga korban.

"Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga sudah menyerahkan surat pernyataan dan tidak akan melakukan penuntutan serta  menolak jenazah korban untuk dilakukan outopsi,” pungkasnya.(*)


Kontributor : Sarwo Edy
Editor : Irwan Rakhday
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar